Cara Menghitung Hari Baik Pernikahan Jawa dengan Metode Dakon, Begini Rumusnya!

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 18:25 WIB
Cara menghitung hari baik pernikahan Jawa dengan metode dakon, lengkap dengan rumus neptu dan contoh perhitungannya. (Ilustrasi Gemini AI)
Cara menghitung hari baik pernikahan Jawa dengan metode dakon, lengkap dengan rumus neptu dan contoh perhitungannya. (Ilustrasi Gemini AI)

JAKARTA - Cara menghitung hari baik pernikahan Jawa tidak hanya menggunakan neptu weton calon pengantin. Salah satu metode yang masih digunakan masyarakat Jawa adalah perhitungan sistem dakon untuk menentukan tanggal pernikahan yang dianggap baik.

Tradisi ini menggabungkan neptu weton laki-laki dan perempuan dengan pola hitungan menggunakan biji-bijian atau benda kecil. Metode tersebut menjadi pelengkap perhitungan weton sebelum menentukan hari pernikahan.

Baca Juga: Weton Jodoh Ketemu 18 Dipercaya Bawa Keharmonisan, Ini 3 Maknanya Menurut Primbon Jawa

Mengenal Metode Dakon dalam Tradisi Jawa

Dalam video yang dibagikan kanal CSTV Wono, dijelaskan bahwa metode dakon menggunakan tujuh hari dalam kalender Jawa. Hitungan dimulai dari Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, Selasa, Rabu, hingga Kamis.

Setiap calon pengantin memiliki jumlah neptu berdasarkan hari dan pasarannya. Jumlah tersebut kemudian dihitung satu per satu menggunakan pola dakon.

Sebagai contoh, calon pengantin laki-laki lahir Rabu Wage dengan neptu 11. Sementara calon perempuan lahir Selasa Pahing dengan neptu 12.

Kedua angka tersebut kemudian diletakkan dalam pola hitungan sesuai hari kelahiran masing-masing. Hari yang masih menyisakan hitungan untuk kedua calon pengantin menjadi pertimbangan dalam menentukan tanggal pernikahan.

Contoh Menentukan Hari Pernikahan

Dari simulasi tersebut, ditemukan dua hari yang dapat dipertimbangkan, yakni Selasa dan Jumat. Namun, Jumat dinilai memiliki keseimbangan karena kedua calon pengantin sama-sama memiliki sisa hitungan.

Tahap berikutnya adalah menggabungkan jumlah neptu kedua calon pengantin. Total neptu 23 kemudian ditambahkan dengan neptu hari dan pasaran yang dipilih.

Dalam contoh tersebut, Jumat Wage memiliki neptu 10, sedangkan Selasa Pon juga memiliki neptu 10. Penambahan tersebut menghasilkan angka 33 yang jika dibagi lima menyisakan tiga.

Perhitungan Bukan Patokan Mutlak

Narasumber mengingatkan bahwa perhitungan hari baik pernikahan Jawa merupakan warisan budaya leluhur. Masyarakat tidak diwajibkan mengikuti perhitungan tersebut karena penggunaannya kembali pada keyakinan dan keputusan masing-masing.

Selain itu, perhitungan lain seperti tahun naas dan hari naas keluarga juga perlu diperhatikan oleh masyarakat yang masih menjalankan tradisi tersebut.

Baca Juga: Weton Jodoh Ketemu 18 Dipercaya Bawa Keharmonisan, Ini 3 Maknanya Menurut Primbon Jawa

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : CSTV WONOSALAM
Neptu Weton Jumat Wage Hari baik pernikahan Jawa metode dakon Selasa Pon