7 Mitos Burung Hantu Berbunyi Tiga Kali pada Malam Hari, Benarkah Membawa Pertanda?

RADAR PENATARAN – Suara burung hantu yang terdengar berulang kali pada malam hari kerap mengundang rasa penasaran. Terlebih ketika burung tersebut bersuara beberapa kali dari pepohonan atau kawasan yang jauh dari permukiman.
Dalam kepercayaan masyarakat, burung hantu bukan sekadar hewan malam biasa. Penampilan, suara, hingga kebiasaannya bertengger di tempat tertentu sering dikaitkan dengan berbagai mitos, termasuk anggapan bahwa jumlah suara yang terdengar memiliki makna tersendiri.
Sebagian cerita menyebutkan bahwa suara burung hantu dapat menjadi pertanda datangnya kabar, perubahan keadaan, bahkan peristiwa tertentu. Meski begitu, tidak semua kepercayaan tersebut berasal dari primbon Jawa yang memiliki aturan penafsiran baku.
Berikut beberapa mitos burung hantu yang berkembang dalam cerita masyarakat dan menarik untuk diketahui.
1. Mitos Burung Hantu Berbunyi Tiga Kali
Salah satu cerita yang sering dikaitkan dengan burung hantu adalah anggapan bahwa suara yang terdengar sebanyak tiga kali membawa pertanda tertentu. Dalam sebagian kepercayaan masyarakat, suara berulang dianggap sebagai pesan atau isyarat mengenai kejadian yang akan datang.
Ada yang menghubungkannya dengan kabar dari keluarga, perubahan kehidupan, hingga kemungkinan datangnya masalah. Namun, penafsiran mengenai tiga kali suara burung hantu tidak memiliki satu ketentuan yang berlaku di seluruh masyarakat Jawa.
Secara alami, burung hantu memang dapat mengeluarkan suara secara berulang. Panggilan tersebut dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan pasangan, mempertahankan wilayah, atau menunjukkan keberadaan kepada burung lain.
2. Mitos Burung Hantu Berbunyi dari Pohon Besar



